Mendikbud Nadiem Makarim Ungkap 3 Penilaian Asesmen Nasional Pengganti UN 2021

- 16 Oktober 2020, 06:48 WIB
Mendikbud, Nadiem Makarim. /Sumber:Instagram

KABAR LUMAJANG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah menghapuskan Ujian Nasional (UN) yang sebelumnya menjadi syarat kelulusan untuk seluruh siswa di Indonesia yang akan menyelesaikan pendidikannya.

Keputusan tersebut diambilnya setelah melakukan berbagai pertimbangan matang.

Pandemi Covid-19 ini juga menjadi salah satu faktor dihapuskannya UN tersebut.

Namunn demikian, Nadiem juga memiliki strategi khusus untuk meningkatkan kualitas para pelajar di Indonesia.

Baca Juga: ShopeePay Day Digelar 15 Oktober, Hadirkan Solusi Belanja Hemat Sambut Shopee 11.11 Big Sale

Guna mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik, Nadiem Makarim resmi mengganti Ujian Nasional (UN) dengan menerapkan Asesmen Nasional pada 2021 mendatang.

Dilansir KabarLumajang.com dari laman disdik.jabarprov, Nadiem menjelaskan bahwa Asesmen Nasional tidak hanya dirancang sebagai pengganti UN dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), tetapi juga sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan.

Nadiem mengatakan, perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi serta memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

“Potret layanan dan kinerja setiap sekolah dari hasil Asesmen Nasional ini menjadi cermin untuk kita bersama-sama melakukan refleksi mempercepat perbaikan mutu pendidikan Indonesia,” ucap Mendikbud, seperti dilansir dari laman kemendikbud.

Halaman:

Editor: Sigit Wibisono


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X