Apa yang Terjadi Apabila Tanaman Teh Terus Menerus Dikonsumsi Besar-Besaran? Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 4 SD

- 13 Oktober 2021, 13:15 WIB
Apa yang terjadi apabila tanaman teh terus menerus dikonsumsi besar-besaran? Tema 4 kelas 4 SD dan MI.
Apa yang terjadi apabila tanaman teh terus menerus dikonsumsi besar-besaran? Tema 4 kelas 4 SD dan MI. /Guitar_Tawatchai/Freepik

Teh merupakan minuman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Di Indonesia tanaman teh tumbuh subur di wilayah pegunungan yang berudara sejuk.

Teh merupakan salah satu tanaman yang tumbuh di daerah dengan ketinggian antara 200 sampai dengan 2.000 meter di atas permukaan laut. Tanaman teh dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan suhu antara 14°–25°C, yang cukup mendapat curah hujan karena tanaman teh tidak tahan terhadap kekeringan. Curah hujan sangat dibutuhkan untuk menjaga perakaran tanaman teh.

Di Indonesia, perkebunan teh tersebar di beberapa wilayah pegunungan di Pulau Jawa dan Sumatera. Kedua pulau tersebut sangat mendukung pertumbuhan teh karena tanahnya sangat subur. Beberapa daerah perkebunan teh di Pulau Jawa antara lain Ciwidey dan Bogor (Jawa Barat), Brebes dan Wonosobo (Jawa Tengah), dan Malang (Jawa Timur). Adapun perkebunan teh di Pulau Sumatera antara lain di Simalungan (Sumatera Utara) dan Kerinci (Jambi).

Pohon teh juga berfungsi untuk mencegah terjadinya erosi. Tanaman teh yang ditanam berjajar rapi dengan jarak satu meter dapat menahan derasnya aliran air sehingga tanah tidak terkikis terbawa air. Jadi, selain berfungsi sebagai bahan minuman, teh juga berfungsi untuk menjaga lingkungan.

Setelah membaca teks di atas, Lani semakin paham. Tak heran pohon teh di kebun dekat rumah kakeknya tumbuh subur. Iklim di sana memang sangat mendukung untuk tumbuh kembang tananam teh.

Jawablah pertanyaan berikut!

Apa yang terjadi apabila tanaman teh terus menerus dikonsumsi besar-besaran?

Jawaban: Apabila tanaman teh terus menerus dikonsumsi besa-besaran maka kelestariannya bisa terganggu.

Disclaimer:

1. Konten ini dibuat untuk membantu orang tua dalam membimbing anak dalam belajar, selayaknya dijelaskan proses penemuan jawaban, bukan hanya hasil akhir.

Halaman:

Editor: Aprilia Tri Wahyu Ningrum


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X