Omnibus Law Dapat Dukungan dari Bank Dunia meski Mendapat Penolakan Banyak Pihak di Indonesia

- 17 Oktober 2020, 13:55 WIB
Bank Dunia: Bank Dunia beri apresiasi atas pengesahan UU Cipta Kerja Omnibus Law yang disebut akan memberikan reformasi pada ekonomi Indonesia. //ANTARA

KABAR LUMAJANG - Omnibus Law UU Cipta Kerja terus mendapatkan penolakan dari berbagai lapisan masyarakat sejak disahkan dalam Rapat Paripurna DPR pada Senin, 5 Oktober 2020.

Penolakan tersebut dipicu oleh sejumlah poin dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja yang dinilai merugikan rakyat kecil, khususnya buruh dan pekerja.

Selain itu, DPR yang terkesan buru-buru dalam mengesahkan undang-undang di tengah pandemi Covid-19 memicu kecurigaan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Tampil Berbeda dengan Topeng Saat Latihan, Pemain Bali United Sidik Saimima Ungkap Alasannya

Alhasil, gelombang demonstrasi bermunculan di berbagai daerah untuk menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja tersebut.

Puncaknya terjadi pada Kamis, 8 Oktober 2020, di mana sejumlah aksi unjuk rasa berakhir ricuh dan menimbulkan dampak kerusakan pada fasilitas umum.

Namun siapa yang menyangka, jika ditengah gelombang penolakan tersebut, Omnibus Law UU Cipta Kerja justru mendapat dukungan dari Bank Dunia.

Baca Juga: Kembangkan Prespektif Para Santri, PBNU: Santri Harus Memiliki Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Wawasan

Bukan tanpa alasan, Bank Dunia mendukung pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Indonesia.

Halaman:

Editor: Mabruri Pudyas Salim

Sumber: Jurnal Presisi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X