Program SUSI PASTI Bawa Kabupaten Lumajang Raih Penghargaan Top 30 Inovasi Pelayanan Publik

- 20 November 2021, 17:37 WIB
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menerima penghargaan Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Kategori Umum Jawa Timur oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo dan disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah di Grand City Surabaya pada Jum'at, 19 November 2021.
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menerima penghargaan Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Kategori Umum Jawa Timur oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo dan disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah di Grand City Surabaya pada Jum'at, 19 November 2021. /KABAR LUMAJANG/Humas Pemkab Lumajang

KabarLumajang.com - Program SUSI PASTI (SUami SIaga, Pencegahan dan penAnggulangan Stunting terIntegrasi) menjadikan Pemkab Lumajang masuk Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Kategori Umum Jawa Timur.

Penghargaan Top 30 itu diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang atas inovasi gebrakan SUSI PASTI yang menjadi solusi atasi permasalahan AKI, AKB dan stunting di Lumajang.

"Penghargaan ini memicu para Perangkat Daerah (PD), para camat, para kepala desa untuk semangat berinovasi sebagai percepatan pelayanan kepada masyarakat," ujar Wabup Indah Amperawati saat menerima penghargaan pada Jum'at, 19 November 2021.

Baca Juga: Info Vaksinasi Senin-Rabu Tanggal 22-24 November 2021 di RSU Sakinah Indah, Sleman, Yogyakarta

Indah menyampaikan program SUSI PASTI ini lahir dilatarbelakangi oleh masih adanya kasus stunting serta masih adanya kasus kematian ibu dan bayi.

Gebrakan itu dikembangkan Puskesmas Gucialit menjadi penyempurna dari gebrakan SUSI sebelumnya.

Ia menjelaskan stunting, AKI dan AKB menjadi fokus dalam kepemimpinannya bersama Bupati Thoriqul Haq. Bahkan secara khusus untuk menangani hal tersebut, ia memasukkan hal ini ke dalam 20 program prioritas.

Baca Juga: 8 Orang yang Lebih Berisiko Terkena Paru-paru Basah atau Pneumonia Menurut dr. Saddam Ismail

"Stunting, AKI dan AKB menjadi PR kita bersama jadi terus kita selesaikan dan kita upayakan untuk diminimalisir," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Elita Sitorini


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X