Perbedaan Orang yang sering Berdzikir dan Tidak, Buya Yahya: Kalo Sekedar Dzikir Belum Ceria di Iman

- 21 Oktober 2021, 19:07 WIB
Perbedaan orang yang suka dan tidak suka berdzikir
Perbedaan orang yang suka dan tidak suka berdzikir /Tangkapan Layar YouTube.com/Al-Bahjah TV/

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat Tema Hari Sumpah Pemuda, Mengikuti Anjuran Nabi Muhammad SAW untuk Mencintai Tanah Air

Bagi orang yang gemar berdzikir Allah SWT akan selalu ditempatkan di hatinya. Setiap langkahnya, hatinya, matanya, lisannya dan lain sebagainya.

Berbeda dengan orang yang tidak suka atau jarang berdzikir. Mereka cenderung menjadi orang yang munafik. Terlihat beriman namun sebenarnya hanya mencari perhatian dunia.

“Orang munafik menipu Allah, kelihatannya ngaku beriman nyatanya tidak, berpura-pura melakukan sholat tetapi tidak khusyuk dihatinya,” ujar Ustadz Buya Yahya.

Baca Juga: Khutbah Jumat Hari Santri 22 Oktober 2021, Singkat dan Padat tentang Kedudukan Seorang Santri

Pada zaman Nabi Muhammad SAW orang munafik beramai-ramai melakukan sholat di siang hari tetapi tidak dimalam hari. Mereka melakukan sholat pula dengan bermalas-malasan.

Bibit-bibit kemunafikan mudah tumbuh dihati seorang yang tidak suka berdzikir, perbuatannya hanya untuk dilihat atau diakui oleh manusia tidak karena Allah SWT.

Perilaku orang-orang munafik seperti tidak sholat di malam hari, beramal namun diberitakan, sholat tahajud di malam hari lalu diceritakan di pagi hari, dan lain sebagainya. Perilaku tersebut menunjukkan bahwa orang munafik senang atau hanya ingin disanjung oleh manusia.***

 

Dapatkan berita dan artikel terkini di KabarLumajang.com melalui channel Telegram cukup dengan sekali klik pada tautan https://t.me/kabarlumajang

Halaman:

Editor: Elita Sitorini


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X