Profesor Pencegahan Korea Selatan Bilang Orang Tidak Mati Jika Tidak Ada Virus Corona

- 1 Agustus 2020, 21:01 WIB
Ilustrasi pandemi covid-19.* //Korea Herald

KABAR LUMAJANG - Tidak semua nyawa yang hilang saat pandemi diakibatkan oleh virus corona.

Sudah setengah tahun setelah krisis virus corona, data statistik di Korea Selatan menunjukkan adanya peningkatan kematian tidak secara langsung terkait dengan virus.

Namun, hal ini mungkin telah menjadi bagian dari dampaknya.

Dr. Hong Yun-chul, Profesor Kedokteran Pencegahan dari Universitas Nasional menganalisis jumlah kematian virus corona di Daegu, kota yang pernah menjadi episentrum di Korea Selatan.

Baca Juga: 7 Fakta Aakar Abyasa CEO Jouska dan Cerita Karirnya di Bidang Konsultan Keuangan

Menurutnya, sekitar 15 persen peningkatan dari angka kematian yang diperkirakan mencapai 1.215.

“Orang tidak akan mati, jika tidak dalam situasi virus corona,” ungkapnya.

Baginya, hal ini dipicu karena ruang perawatan yang sesak dan dipenuhi dengan covid-19. Sehingga, menyisakan lebih sedikit ruang untuk pasien lain.

Meskipun, sistem perawatan kesehatan di Korea Selatan mampu menahan krisis lebih baik, jika dibandingkan dengan negara lain.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Korea Herald


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X